Kejari Pati Tolak Pelimpahan Tersangka Pengeroyokan Warga Srikaton

Sejumlah warga Desa Srikaton berkomunikasi dengan petugas kepolisian di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Sejumlah warga Desa Srikaton berkomunikasi dengan petugas kepolisian di Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pati menolak pelimpahan tersangka dari Polres Pati terkait dengan kasus pengeroyokan seorang warga Desa Srikaton, Kecamatan Kayen, Selasa (30/6/2015).

Pasalnya, dari sembilan orang yang ditetapkan sebagai tersangka, baru delapan yang diserahkan ke Kejari. Kendati berkas sudah dinyatakan P21, tetapi Kejari baru menerima pelimpahan tersebut jika tersangka yang diserahkan lengkap sembilan orang.”Sebetulnya berkasnya sudah P21. Berhubung tersangka yang baru diserahkan delapan orang,

ementara jumlah tersangkanya sembilan orang, kami menolak pelimpahan tersebut,” ujar Kapala Seksi Pidana Umum Kejari Pati Janu Atmoko kepada MuriaNewsCom, Selasa (30/6/2015).

Janu menambahkan akan segera memproses kasus tersebut untuk segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Pati, jika jumlah sembilan tersangka yang ditetapkan masih belum bisa dipenuhi. “Kami tunggu polisi menemukan satu orang tersangka. Setelah ada sembilan orang, baru kami bisa menerima dan memprosesnya,” pungkasnya. (LISMANTO/SUWOKO)