Anggaran Rp 30,8 M KPU Belum Disepakati Pemkab

Jumpa pers dan buka bersama KPU Jepara dengan awak media, di Kampoeng Wisata Jepara, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

Jumpa pers dan buka bersama KPU Jepara dengan awak media, di Kampoeng Wisata Jepara, Selasa (30/6/2015). (MuriaNewsCom/Wahyu KZ)

JEPARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara mengaku kecewa dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara lantaran anggaran yang diajukan KPU untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jepara 2017 sebesar Rp 30,8 miliar belum mendapatkan persetujuan dari pemkab. Hal itu disampaikan Ketua KPU Jepara, M Haidar Fitri saat jumpa pers dengan awak media, di kampoeng wisata Jepara, Selasa (30/6/2015).

Menurut Haidar, kekecewaan KPU tak hanya belum disepakatinya anggaran yang diajukan. Namun juga kecewa atas sikap Pemkab Jepara yang cenderung plin-plan. “Kami sudah melakukan audiensi atau pertemuan dengan Pemkab sebanyak tiga kali. Dalam pertemuan pertama, Pemkab menganalisa pengajuan anggaran dan hanya mampu mengurangi pengajuan sekitar Rp 3,8 miliar atau menjadi Rp 27 miliar. Tapi pertemuan berikutnya, turun lagi, bahkan terakhir hanya Rp 21 miliar,” ujar Haidar kepada wartawan.

Lebih lanjut Haidar mengemukakan, pagu anggaran Pilbup 2017 tersebut pada dasarnya pihaknya teah berupaya menyusun Rencana Anggaran Belanja (RAB) tersebut menjadi RAB berbasis kinerja dan secermat mungkin memasukkan semua kegiatan yang memang dibutuhkan dalam setiap tahapan sebagaimana regulasi yang ada.

“Kami merasa aneh dengan Pemkab Jepara yang juga meminta kepada kami agar menyusun anggaran Rp 21 miliar saja. Apalagi dasar penentuan Rp 21 miliar tersebut tidak melaluipembahasan dengan melihat secara detail dan menyeluruh,” ungkap Haidar. (WAHYU KZ/SUWOKO)