25 Hektare Lahan Tebu Ludes, Pemadam Kebakaran Pati Bergeming

Api yang berasal dari tengah tebu mulai menjalar ke bagian pinggir. Dalam kebakaran tersebut, Unit Pemadam Kebakaran Pati bergeming. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

Api yang berasal dari tengah tebu mulai menjalar ke bagian pinggir. Dalam kebakaran tersebut, Unit Pemadam Kebakaran Pati bergeming. (MuriaNewsCom/LISMANTO)

PATI – Sedikitnya 25 hektare lahan kebun tebu di Desa Sukokulon, Kecamatan Margorejo ludes terbakar api, Senin (30/6/2015). Kendati demikian, tak ada satu unit mobil pemadam kebakaran yang datang.

Suhu udara yang kering lantaran musim kemarau disertai dengan angit lebat, membuat api cepat menjalar. Sunoto, petani setempat yang lahan tebunya dilalap api mengaku pasrah karena kejadiannya berlangsung cepat.
“Polisi sempat datang. Tapi, pemadam kebakaran tidak ada yang datang. Mestinya, kalau polisi sudah datang, pemadam kebakaran juga datang,” keluhnya.

Saat dikonfirmasi MuriaNewsCom, Kepala Unit Pemadam Kebakaran Pati Heru Suyanta mengaku tidak tahu soal kebakaran tersebut. “Kami malah belum mendapatkan informasi dari warga,” katanya.

Sampai saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Namun, sejumlah petani menduga lantaran kecerobohan para petani sendiri yang suka membakar sampah kering dalam skala kecil yang berakibat luas.

Sebelumnya, kebakaran serupa terjadi di Desa Mintobasuki, Kecamatan Gabus, Kamis (25/6/2015) lalu.

ekeringan, suhu panas, dan angin yang kencang memang diduga menjadi penyebab utama rawannya kebakaran lahan tebu di Pati dalam beberapa hari terakhir. (LISMANTO/SUWOKO)