Kejari Berencana Periksa 2 PPKom DPU di Lapas Kedungpane

Eko Yuristianto, Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang. (MuriaNewsCom/AHMADFERI)

Eko Yuristianto, Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang. (MuriaNewsCom/AHMADFERI)

REMBANG – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang berencana memeriksa dua pejabat pembuat komitmen (PPKom) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat di Lapas Kedungpane Semarang. Kedua pejabat yang telah mendekam di sel tahanan itu adalah Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) DPU, Sinarman dan Kabid Cipta Karya Mochammad Chaeron. Kedua pejabat itu sudah ditahan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah karena dugaan korupsi di titik yang lain.
”Kami akan memeriksa tersangka Sinarman dan Chaeron di Kedungpane. Mungkin rencananya pada Kamis (2/7/2015). Kami berharap, dari keterangan mereka berdua akan memberi titik terang keterlibatan Kepala Dinas PU sebagai Pengguna Anggaran. Paling tidak, agar masyarakat tidak lagi bertanya-tanya tentang status pengguna anggaran,” ujar Kepala Kejari Rembang I Wayan Eka Putra melalui Kasi Pidsus Eko Yuristianto, Senin (29/6/2015).
Seperti diketahui, Kejari Rembang saat ini tengah menangani kasus dugaan korupsi tujuh proyek DPU tahun 2013 dan 2014. Satu proyek yang tangani oleh PPKom, Sinarman adalah pemeliharaan drainase di Desa Kuangsan Kecamatan Kaliori tahun 2014.
Adapun enam proyek dengan PPK Mochammad Chaeron adalah penyehatan lingkungan permukiman (PLP) di Dusun Pentil Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori tahun 2014, PLP talut jalan Dukuh Mulo, Desa Gunungsari, Kecamatan Kaliori tahun 2014. Selebihnya, dua PLP Dusun Nganguk Desa Gunungsari masing-masing pada tahun 2014 serta PLP Jalan Kuangsan-Banggi dan Banggi-Sidomulyo tahun 2013.
Selain kedua pejabat yang terjerat dalam kasus ini, masih ada empat orang dari tujuh rekanan juga ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejari. Namun belum berujung pada penahanan. (AHMAD FERI/SUPRIYADI)