Waduh, Angka Perceraian di Kalangan PNS Rembang Didominasi Guru

Suparmin, Kepala BKD Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/AHMADFERI)

Suparmin, Kepala BKD Kabupaten Rembang. (MuriaNewsCom/AHMAD FERI)

REMBANG – Angka perceraian kalangan pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Rembang ternyata didominasi oleh guru. Angka perceraian di kalangan guru PNS tampak lumayan tinggi, karena mayoritas abdi negara di Kota Garam adalah guru. Dari 8.411 PNS, ada sekitar 5.000 orang di antaranya adalah pendidik (guru). Berdasarkan data dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rembang, tercatat ada 14 kasus perceraian PNS pada 2014 lalu. Dari angka ini, 9 diantaranya adalah guru.
“Perceraian di kalangan guru dilatarbelakangi oleh cekcok dalam rumah tangga yang sudah tak bisa dipertahankan. Angka perceraian di kalangan PNS pada 2014 lalu mencapai 14 kasus, sembilan diantaranya adalah guru,” ujar Suparmin, Kepala BKD Kabupaten Rembang, Jum’at (26/6/2015).
Suparmin mengakui tingkat perceraian di kalangan PNS masih terbilang tinggi. Sebab, hingga bulan Juni 2015 ini saja, sudah ada lima orang PNS yang mengajukan perceraian, dua orang di antaranya berprofesi sebagai guru PNS. Terkait permohonan perceraian PNS yang mesti mendapat persetujuan BKD karena terkait dengan hak dan kewajiban pegawai, Suparmin mengaku tidak asal mengabulkan.
“Sebab kami tetap mengutamakan pembinaan kepada para PNS tersebut. Namun ketika memang sudah tidak bisa dibina, permohonan terpaksa diloloskan dengan catatan syaratnya memang sudah lengkap, alasan perceraiannya rata-rata sama, yakni karena cekcok dalam rumah tangga,” kata Suparmin. (AHMAD FERI/KHOLISTIONO)