Kejari Telusuri Kapasitas Kepala DPU di 7 Proyek

Eko Yuristianto, Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rembang. (MURIANEWS/AHMAD FERI)

Eko Yuristianto, Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rembang. (MURIANEWS/AHMAD FERI)

REMBANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang menyatakan tengah menelusuri kapasitas, Mujoko, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) setempat di 7 proyek yang dikerjakan oleh instansinya.
Ketujuh proyek itu pula yang telah menyeret dua pejabat DPU sebagai anak buahnya dalam kasus dugaan korupsi dengan modus penyimpangan proyek. Selain Kejari, pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah juga telah sering memintai keterangan Mujoko.Eko Yuristianto, Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Rembang menyatakan bahwa pemeriksaan Mujoko terkait kapasitasnya sebagai Pengguna Anggaran (PA) dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), mengingat yang bersangkutan merupakan kepala dinas. Namun Eko mengaku mesti mendalami informasi lain yang menyebut Mujoko bukan kuasa pengguna anggaran dalam tujuh proyek tersebut.
ā€¯Kapasitasnya sebagai PA dan KPA. Tetapi memang ada informasi sudah di-KPA-kan kepada pejabat lain. Itu yang harus kami dalami. Soal status belum tersangka, dia masih sebagai saksi. Sebelumnya , dia juga sering dimintai keterangan oleh Kejati,” ujar Eko Yuristianto, Selasa (23/6/2015).
Seperti diketahui, satu dari tujuh proyek di DPU Rembang telah membelit Sinarman dan enam lainnya menjerat Mochammad Chaeron sebagai tersangka. Sinarman merupakan Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA), sedangkan Mochammad Chaeron merupakan Kabid Cipta Karya di DPU Rembang. Mereka berdua kini telah mendekam di Lapas Kedungpane Semarang. (AHMAD FERI/SUPRIYADI)