Ramadan Datang, Stok Darah di PMI Pati Berkurang 50 Persen

Humas Unit Donor Darah (UDD) PMI Pati Safaati menunjukkan stok darah di PMI yang saat ini tersedia, Jumat (19/6/2015) pagi. (MURIANEWS/LISMANTO)

Humas Unit Donor Darah (UDD) PMI Pati Safaati menunjukkan stok darah di PMI yang saat ini tersedia, Jumat (19/6/2015) pagi. (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI – Stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Pati berkurang 50 persen selama Ramadan. Hal ini disebabkan banyaknya umat Muslim yang puasa, sehingga enggan mendonorkan darahnya.“Sudah dipastikan, kalau bulan Ramadan tiba, stok darah di PMI Pati selalu minim dan kekurangan. Tidak tahu di kota lain seperti itu atau tidak,” ujar Humas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Pati kepada murianews.com, Jumat (19/6/2015).

Mengingat minimnya stok darah di PMI, pihaknya mengimbau kepada keluarga pasien yang membutuhkan darah untuk tidak segan mendonorkan darahnya. “Kami harap, keluarga pasien bisa mendonorkan darahnya, mengingat minimnya stok darah,” imbuhnya.

Sebagai biaya pengganti pengolahan darah (BPPD), kata dia, pasien mesti mengeluarkan biaya sebesar Rp 360 ribu per kantong. Ini sesuai dengan dengan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes RI). (LISMANTO/SUPRIYADI)