Masalah Penambangan Sudah Diatur dalam Perda

Aktivitas penambangan di Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan. (MURIANEWS/DANI AGUS).

GROBOGAN – Kegiatan penambangan di wilayah Grobogan nantinya tidak bisa lagi dilakukan seenaknya. Sebab, Pemkab Grobogan sudah memiliki peraturan tersendiri untuk menertibkan masalah pertambangan. Yakni, Perda Nomor 12 tahun 2013 tentang Pengelolaan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan.

”Melalui Perda ini sudah tertera aturan yang harus dilakukan dalam kegiatan penambangan. Kita berharap adanya Perda ini kegiatan penambangan di sini bisa lebih tertib dan terdata dengan baik,” kata Kepala Diperindagtamben Grobogan Muryanto.

Dijelaskan, Perda tersebut sebelumnya sudah sempat disosialisasikan pada masyarakat luas dengan mengundang berbagai pihak terkait. Yakni, dari perwakilan SKPD, perangkat kecamatan hingga desa serta puluhan warga yang selama ini beraktivitas sebagai penambang tradisional. Para penambang ini, tersebar di beberapa kecamatan yang kebanyakan berada di daerah sekitar kawasan Pegunungan Kendeng Utara dan Kendeng Selatan.

Masih dikatakannya, berdasarkan Perda tersebut, semua aktivitas yang berkaitan dengan penambangan harus memiliki izin usaha pertambangan. Untuk mendapatkan izin tersebut terlebih dahulu harus dianalisis mengenai dampak lingkungan (Amdal). Dengan adanya izin ini, maka bisa menjamin kepastian hukum dalam penyelenggaraan kegiatan usaha pertambangan. (DANI AGUS/TITIS W).