Hibah KPU Cair, NPHD Panwaskab Baru Diteken

Hamzah Fatoni, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang akhirnya menggelontokan dana hibah sebesar Rp 11 miliar kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, Senin (15/6/2015). 

 

Pada hari yang sama, alokasi anggaran bagi panitia pengawas kabupaten (Panwaskab) juga telah disetujui dengan ditekennya naskah perjanjian hibah daerah (NPHD). Pemkab setempat tidak sepenuhnya menyetujui nominal jumlah usulan dari pihak penyelenggara dan pengawas pemilihan bupati dan wakil bupati tersebut.

Hamzah Fatoni, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang secara tegas membantah salah satu pemberitaan media  terkait dana Pilkada 2015 bahwa Rembang merupakan salah satu Kabupaten yang belum mencapai kesepahaman. Sebab menurutnya semua anggaran pelaksanaan Pilkada tahun 2015 telah mencapai kesepahaman dan disetujui keduabelah pihak.

”Contohnya hibah kepada KPU, KPU mengajukan anggaran sebesar Rp 20.827.500.000, setelah melalui rapat, pemberian hibah kepada KPU Rembang telah disepakati dengan nominal Rp 11 miliar pada APBD Induk 2015 yang cair hari ini, (15/6/2015) dan tambahan usulan dana hibah sebesar Rp 6.221.219.300,- akan dialokasikan melalui mekanisme perubahan APBD 2015, semua jelas tercantum dalam NPHD,” ujar Hamzah Fatoni, Senin (15/6/2015).

Selain pencairan dana hibah KPU, Hamzah Fatoni juga memastikan bahwa NPHD kepada Panwaskab telah disetujui dan ditandatangani. Menurutnya total anggaran bagi Panwaskab ditetapkan sebesar Rp 3.296.671.000 dari Rp 5.526.730.000 yang diajukan. Selain kedua instansi tersebut, Pemkab juga mengalokasikan dana hibah bagi Desk Pemilihan Bupati (Pilbup), kegiatan Linmas, Polres dan Kodim 0720 Rembang. (AHMAD FERI/SUPRIYADI)