Antisipasi Kekeringan, BPBD Rembang Siapkan Dana Rp 300 Juta

BPBD Kabupaten Rembang saat menyalurkan bantuan air bersih belum lama ini. BPBD telah menyiapkan dana sebesar Rp300 juta untuk antisipasi bencana kekeringan di musim kemarau tahun ini. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang mulai bersiap mengantisipasi ancaman kekeringan di sejumlah wilayah setempat saat musim kemarau.

Salah satu langkah antisipatif dilakukan dengan menyiapkan dana sekitar Rp300 juta untuk mengantisipasi dampak terjadinya badai El Nino moderat. Apalagi musim kemarau di Kota Garam diprediksi bakal berlangsung cukup panjang hingga awal 2016 atau selama tujuh bulan.

“Alokasi dana sebesar Rp300 juta itu berasal dari APBD Induk 2015, sehingga masih mungkin ditambah setelah kami menerima lansiran prakiraan dampak badai El Nino dari BMKG. Untuk itu, kami akan mengajukan tambahan anggaran melalui APBD Perubahan untuk mengantisipasi kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang dibanding tahun lalu,” Suharso, Kepala Pelaksana Harian BPBD Rembang, Senin (15/6/2015).

Suharso menyebutkan, alokasi dana tersebut bakal digunakan untuk memberikan bantuan air bersih kepada warga desa yang nantinya dilanda bencana kekeringan. Namun untuk sementara ini masih belum ada usulan bantuan air bersih yang masuk dari kecamatan. Menurutnya Pengajuan bantuan air diprediksi baru akan masuk pada awal Juli 2015 mendatang.

“Sambil menunggu usulan dari tiap kecamatan, kami akan berkoordinasi dengan PDAM Rembang untuk memastikan ketersediaan air bersih. Khususnya pemanfaatan air embung oleh PDAM yang juga dimanfaatkan untuk irigasi pertanian. Jangan sampai debit embung krisis sebelum kemarau mencapai puncaknya,” kata Suharso. (AHMAD FERI/KHOLISTIONO)