Penghuni Lapas Blora Diberi Ketrampilan Membuat Akik

Sejumlah penghuni Rutan Blora sedang membuat batu akik. Mereka mendapat pelatihan agar memiliki keterampilan yang bisa bermanfaat setelah mereka keluar. (MURIA NEWS/PRIYO)

BLORA – Demam batu akik yang merambah di seluruh pelosok negeri, juga merambah ke dalam Rumah Tahanan (Rutan) Blora, yang penguhinya mendapat pelatihan mengasah batu akik.

Pelatihan keterampilan mengasah batu akik ini, merupakan bagian dari pemberdayaan warga binaan agar nantinya dapat terjun kembali kemasyarakat dengan modal keterampilan.

“Kita berdayakan penghuni lapas ini, dibina dan diberi keterampilan agar setelah keluar dari sini memiliki keterampilan atau skill sebagai modal hidup dan dapat diterima kembali dimasyarakatnya,” jelasnya Kepala Keamanan Rutan Blora Sugito, Sabtu(13/6/2015).

menurutnya hasil dari kerajinan ini dipasarkan di wilayah Blora bahkan sudah ada pembeli yang langsung mengambil barang. Namun ke depannya pihak rutan akan mencoba bekerjasama dengan pemerintah, dalam upaya pengembangan pemasaran.

“Untuk satu batu akik, rata rata dihargai Rp 50 ribu. Tergantung dari jenis batu itu sendiri, semakin bagus batunya semakin mahal harganya. Dari hasil persentase yang telah dijual, bisa dinikmati penghuni Rutan untuk penambah modal nantinya,” ungkapnya. (PRIYO/SUWOKO)