Cegah Prostistusi, Ini Langkah Pemdes Dersalam Terhadap Rumah Kos di Wilayahnya

Sejumlah rumah kos yang ada di Desa Dersalam, Kecamatan Bae, Kudus. (MURIA NEWS / EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Untuk menciptakan keamanan, ketentraman dan keindahan, saat ini Pemerintah Desa Dersalam, Kecamatan Bae telah memperketat rumah kos. Dengan tujuan, penginapan atau rumah sewa tersebut tidak disalahgunakan oleh penghuninya.

“Kami akan memperketat pengawasan rumah kos yang ada di desa ini. Berhubung bulan ini (Juni dan Juli) adalah masa penerimaan mahasiswa baru dan murid baru, secara otomatis kos tersebut akan dibanjiri orderan,” kata Setya Gunawan Wahib Wahab, Kepala Desa Dersalam.

Menurutnya, pengetatan itu dimulai dari pendataan penghuni kos yang harus menyertakan foto copy KTP dan KK. Sebab dengan data kependudukan itulah status meraka bisa diketahui. Apakah itu pelajar,mahasiswa atau swasta.

Dengan cara semacam itu, desa yang berpenduduk sekitar 6.950 jiwa serta terdiri dari 23 RT dan 5 RW tersebut akan sedikit terhindar dari kejahatan prostitusi maupun lainnya. “Untuk sementara ini, yang sudah kita data ada sekitar 50 rumah kos dan kurang lebih ada 450 penghuni kos,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut gunawan, nantinya data tersebut akan diberikan kepada polsek setempat guna arsip maupun data polisi. “Yang terpenting bagi kami adalah bagimana caranya untuk membuat desa ini tentram, nyaman maupun aman bagi penduduk asli sini dan pendatang,” tuturnya.

Dia berharap, warga yang mempunyai usaha rumah kos bisa diajak kerja sama untuk meneguhkan
Perda tentang K3 (Keamanan,Ketertiban, dan Keindaan). (EDY SUTRIYONO/TITIS W)