Pilkades Elektronik Dengan KTP-el

KUDUS – Ketua Pansus I Mardijanto mengatakan, proses e-voting bisa berjalan optimal ketika pemilih sudah mengantongi e-KTP. Sebab model yang digunakan berbasis elektronik dengan bukti KTP El.

 

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, Pansus I sengaja memasukkan opsi pilkades menggunakan teknologi e-voting untuk memberi payung hukum, jika sewaktu-waktu ada desa yang berkeinginan menggunakan pilkades model tersebut.

Pilkades elektronik ini pun telah memiliki dasar hukum yaitu Undang-undang Nomor 8 Tahun 2005, tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. Dalam undang-undang itu disebutkan, desa berhak dan berwenang mengurus rumah tangga desa.

”Jika nanti ada desa yang ingin Pilkades dengan sistem e-voting, demi pilkades yang transparansi, jujur, dan akuntabel, maka Kabupaten Kudus sudah memiliki payung hukumnya. Sehingga tidak perlu lagi menunggu adanya perda,” katanya kepada Murianews.com Kamis (4/6/2015). (FAISOL HADI/TITIS W)