Ngaku Petugas Kecamatan, Oknum Pungut Uang ke Warga dan Janjikan Pekerjaan

Sekretaris Kecamatan Cepu, Solikhan Muchtar. (MURIANEWS / PRIYO)

BLORA – Sejumlah warga yang berada di Kecamatan Cepu merasa resah dengan adanya oknum yang mengaku dari petugas kecamatan. Hal ini, karena oknum tersebut memungut biaya ke warga sebesar Rp 100 ribu.

 

Dari cerita warga, modus yang digunakan oknum tersebut, melakukan pendataan terhadap warga kurang mampu. Kemudian, oknum itu menjanjikan kepada warga sebuah pekerjaan yang gajinya cukup besar. Yakni Rp 3 juta per bulan, dengan hari kerja hanya tiga hari per pekan.

”Mereka menjanjikan pekerjaan yang mudah, yaitu cuma melaksanakan pendataan dan gajinya lumayan besar,” jelasAgung,  salah satu warga yang mengaku saudaranya menjadi korban.

Namun yang janggal katanya, setelah saudaranya tersebut ditawari pekerjaan itu, oknum tersebut meminta uang sebesar Rp 100 ribu, dengan alasan sebagai administrasi.

”Selain menjanjikan pekerjaan, oknum tersebut juga mengaitkan jika hal itu salah satu progam dari pihak kecamatan. Dengan hal ini, tentu membuat korban semakin percaya,” ungkapnya

Menanggapi hal ini, Sekretaris Kecamatan Cepu Solikhan Muchtar menjelaskan, bahwa sejauh ini kecamatan tidak pernah mengadakan kegiatan seperti yang dilaporkan. Bahkan, dia mengatakan tidak pernah ada sosialisasi terkait kegiatan tersebut.

”Sejauh ini kecamatan tidak mengadakan kegiatan semacam itu, warga juga dihimbau agar tidak mudah tertipu dengan iming-iming apapun,” ungkapnya. (PRIYO / KHOLISTIONO)