Minat Jadi TKI di Jepara Masih Tinggi, Taiwan Jadi Primadona

M Subkhan, Kepala Bidang Penempatan, Perluasan dan Transmigrasi (Pentatrans) pada Dinsosnakertrans Jepara. (MURIANEWS/WAHYU KZ)

JEPARA – Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Jepara  mencatat minat warga Jepara untuk menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri masih tinggi. Padahal risiko menjadi TKI sangat besar.

”Tahun 2014 lalu masih ada sekitar 452 orang yang minta rekomendasi untuk menjadi TKI,” ujar Kepala Bidang Penempatan, Perluasan dan Transmigrasi (Pentatrans) pada Dinsosnakertrans Jepara M Subkhan kepada murianews.com, Selasa (2/6/2015).

Menurutnya, dari data rekapan yang pihaknya miliki, tahun 2014 ada 452 masyarakat yang mendaftar jadi TKI. Dengan perincian, 393 perempuan dan 59 laki-laki. Data ini setiap tahun diperkirakan meningkat seiring dengan banyaknya warga Jepara yang ingin kerja di luar negeri.

Apalagi, tidak setiap tahun TKI yang sudah bekerja di luar negeri pulang dan berhenti menjadi TKI. Subkhan melanjutkan, dari sekian banyak TKI yang bekerja di luar negeri, negara Taiwan masih menjadi primadona tujuan para TKI yang ingin ke luar negeri.

”Setelah Taiwan, Singapura dan Oman. Urutan ke-empat baru Malaysia kemudian Hongkong dan negara-negara di timur tengah seperti Arab dan Bahrain,” ungkap Subkhan. (WAHYU KZ/SUPRIYADI)