Matrealistis Juga Bisa Disebut Kekerasan

LPH Yaphi menggelar diskusi remaja terhadap kekerasan dalam berpacaran di Taman Krida Wisata Kudus, Minggu (31/5/2015). (MURIANEWS/EDY SUTRIYONO)

KUDUS – Kekerasan dalam hubungan spesial atau pacaran selama ini hanya dilihat dari fisik, psikis maupun pelecehan seksual. Namun disisi lain kekerasan tersebut juga bisa dilihat dari segi ekonomi.

 

”Kekerasan dalam bepacaran yang tidak bisa disangka oleh masyarakat ialah kekerasan ekonomi. Misalnya pasangan tersebut selalu minta dibelikan barang (matrealistis),” kata Elizabeth Yulianti Raharjo, staf advokasi, LPH Yaphi.

Menurutnya, meskipun salah satu pasangannya rela untuk membelikan sesuatu barang. Namun di sisi lain tindakan itu bisa dikatakan kekerasan. Oleh karenanya, organisasi tersebut selalu mengimbau kepada remaja untuk menjalin hubungan atau pacaran secara sehat. Sehingga kedepannya tidak ada salah satu pihak yang dirugikan. (EDY SUTRIYONO/TITIS W)