Stok Blanko e-KTP di Kantor Dindukcapil Rembang Ludes

Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP). Stok blanko e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang dilaporkan habis pada Sabtu (30/5/2015). (MURIANEWS/AHMAD FERI)

REMBANG – Stok blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Rembang Sabtu (30/5/2015) ludes.

Sebanyak 11.400 keping blanko e-KTP yang sebelumnya dikirim oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah habis untuk melayani masyarakat. Padahal berdasarkan catatan Dindukcapil setempat, masih ada sekitar 25 ribu warga yang belum mengantongi e-KTP. Namun rata-rata mereka telah  memiliki KTP yang reguler. 

”KTP reguler semestinya hanya berlaku sampai 31 Desember 2014. Namun peraturan lain juga menyebut, berlaku sampai yang bersangkutan memiliki e-KTP. Sampai saat ini kami belum tahu, sampai kapan kekosongan blanko ini bisa segera diselesaikan,” ujar HM Daenuri, Kepala Dindukcapil Rembang, Sabtu (30/5/2015).

Menurut Daenuri, kejadian kehabisan blanko e-KTP baru kali ini terjadi. Tetapi di Jawa Tengah, Rembang termasuk daerah yang kehabisan blanko paling belakang. Sebab, sebelumnya puluhan kabupaten lainnya di provinsi ini, sudah lebih dulu kehabisan stok. Jika kondisi blanko tersedia normal, Daenuri menyatakan bahwa pemegang KTP reguler sebenarnya tinggal datang ke kantor dengan membawa KTP asli dan KK untuk diganti dengan e-KTP.

”Kami juga sempat menerima kabar, bahwa Jawa Tengah segera mendapat 150.000 keping blanko e-KTP. Namun jumlah itu harus dibagi 35 kabupaten/kota. Jadi kami tidak tahu, berapa jumlah bagian yang akan diterima untuk Rembang. Kami hanya berharap, kiriman itu segera tiba secepatnya,” kata HM Daenuri. (AHMAD FERI/SUPRIYADI)