Rapat Paripurna Perda Karaoke di Kudus Hari Ini Diperkirakan “Panas”

KUDUS – Hari ini (1/6/2015), DPRD Kudus akan melaksakan rapat paripurna membahas sejumlah ranperda yang telah dibahas pansus.

Satu dari 12 ranperda di antaranya, yakni Rancangan Peraturan Daerah tentang Pelarangan Usaha Hiburan Diskotik, Kelab Malam, Pub dan Penataan Hiburan Karaoke.

Rapat paripurna tersebut diperkirakan sejumlah pihak akan memanas. Karena isu penataan karaoke selama ini terjadi pro dan kontra di masyarakat. Sejumlah anggota dewan mendukung disahkannya perda tersebut. Namun ada pula sejumlah anggota yang meminta untuk menunda pengesahannya.

Sebelumnya, saat rapat pansus yang dilakukan pada Jumat (29/5/2015), terjadi insiden di dalam ruang rapat. Yakni aksi saling lempar antaranggota dewan. Kericuhan memuncak saat ada salah satu anggota pansus yang melemparkan gelas lantaran merasa aspirasinya tidak diakomodir.

”Ya, memang ada insiden seperti itu. Tapi, akhirnya suasana bisa dikendalikan,” ungkap salah seorang staf DPRD, yang enggan disebutkan namanya.

Lantaran tidak menemui titik temu, rencana pansus yang semula ingin merevisi draf Ranperda Karaoke, akhirnya deadlock. Untuk menghindari perbedaan pendapat yang semakin meruncing, akhirnya seluruh anggota pansus sepakat mengembalikan draf ranperda karaoke seperti semula.

Draft karaoke yang dikembalikan tersebut, isinya adalah sama dengan yang dirumuskan sejak awal. Yakni seluruh usaha karaoke akan dilarang, kecuali yang melekat sebagai fasilitas di hotel berbintang lima. 

”Meski hasil konsultasi menyatakan kalau draf Ranperda Karaoke ini menyalahi undang-undang, tapi karena mayoritas anggota pansus menghendaki demikian (tidak ada karaoke di Kudus, red), saya siap mengakomodir,” kata Ketua Pansus III Ahmad Fatkhul Aziz. (AYU KHAZMI/SUWOKO)