Pengusaha Karaoke : Karaoke Harus Diatur Seketat Mungkin

Ilustrasi

KUDUS – Meski para pengusaha karaoke mengupayakan keberadaan karaoke di Kudus tetap diperbolehkan, namun mereka berharap supaya aturan yang ada di dalamnya dirancang dengan rinci. Bahkan, mereka berharap aturannya diatur dengan ketat supaya para pengusaha juga mengaturnya secara serius.

”Kalau bisa malah harus diatur secara serius, supaya tidak ada masalah seperti yang sudah-sudah. Dan aturan lebih ketat malahan lebih baik,” kata Pengelola karaoke di Kudus Harianto, kepada Murianews.com Sabtu (30/5/2015).

Menurutnya, pemerintah juga diminta dapat mengawasi secara rutin tentang pengusaha yang menjalankan hiburan tersebut. Dan jika sampai ada yang melanggar dari batas aturan, maka dapat dilakukan teguran dengan keras.

”Kalau ada yang menyalahkan karaoke seperti tempat prostitusi, itu merupakan oknumlah. Sebab di Karaoke ya hiburan, menyanyi. Masak mau menyanyi saja tidak boleh,” ujarnya.

Pengusaha lainnya,  Budi mengatakan hal yang sama. Aturan yang dilakukan juga semakin diketatkan, dengan demikian pengusaha yang benar-benar menjalankan usahanya sesuai aturan juga terlihat.

”Bisa diatur, mulai jam bukanya bisa ditutup mungkin jam 12 malam harus tutup. Lalu pakaian yang dikenakan oleh PK juga dapat diatur supaya tidak terlalu minim juga tidak masalah,” harapnya. (FAISOL HADI/TITIS W)