Pemkab Pati Akan Tindak Tegas Pengecer Elpiji Melon Tak Sesuai HET

Seorang karyawan akan mendistribusikan gas elpiji melon dari agen ke pangkalan elpiji. Pemkab Pati akan menindak tegas pengecer gas elpiji melon 3 kg yang nakal dengan menjual di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 16 ribu. (MURIANEWS / LISMANTO)

PATI – Kasubag Industri Perdagangan Koperasi dan UMKM bagian Perekonomian Setda Pati Suwardi mengatakan akan menindak tegas pengecer gas elpiji melon 3 kg yang nakal dengan menjual di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 16 ribu.

 

Hal tersebut dilakukan sebagai respons terhadap banyaknya keluhan warga Pati dari berbagai daerah terkait dengan harga elpiji melon mencapai hingga Rp 23 tibu di tingkat pengecer.

”Yang jelas, tingginya harga elpiji berada di tingkat pengecer, bukan pangkalan. Kami akan menyiapkan upaya dan langkah tegas untuk merespons kondisi tersebut,” ujarnya kepada murianews.com.

Ia menambahkan, agen dan pangkalan elpiji biasanya sudah patuh dengan pemerintah karena ada SOP yang jelas. Namun, harga tak terkendali saat elpiji melon berada di tangan pengecer. (LISMANTO / SUPRIYADI)