Harga Elpiji Tabung Melon di Pati Meroket, DPRD Geram

Salah satu agen elpiji di Pati akan mendistribusikan ke sejumlah pangkalan elpiji. Komisi B DPRD Pati meminta agar Pemkab mengendalikan harga elpiji melon di tingkat pengecer yang kian meroket. (MURIANEWS/LISMANTO)

PATI – Sekretaris Komisi B DPRD Pati Mulyanto meminta agar pemerintah kabupaten (pemkab) Pati dan dinas terkait mengendalikan harga elpiji 3 kilogram di lapangan yang kian meroket.

Hal tersebut dilakukan, mengingat banyaknya warga yang resah terkait dengan harga elpiji tabung melon tersebut di lapangan yang tidak memiliki standar harga eceran tertinggi (HET). Beberapa pengecer menjual elpiji dengan harga Rp 19 ribu hingga Rp 25 ribu.

Padahal, pihak Pemkab sudah menetapkan HET elpiji melon sebesar Rp 16 ribu. “Banyak warga yang mengeluh harga elpiji melon 3 kg mencapai Rp 25 ribu. Ini jelas menyalahi aturan yang ditetapkan Pemkab,” tuturnya.

Karena itu, pihaknya meminta kepada Pemkab untuk mengawasi dan mengendalikan harga elpiji melon di lapangan agar tidak melebihi HET. (LISMANTO/SUWOKO)