Tak Kunjung Islah, PPP Rembang Mantap Tempuh Jalur Independen

Henry Purwoko, Sekretaris Tim 9 DPC PPP Rembang (kiri) saat menerima pendaftaran bakal calon wakil bupati saat penjaringan calon di DPC PPP Rembang. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Kisruh kepengurusan di tingkat pusat yang tak kunjung selesai, berdampak terhadap persiapan DPC PPP Rembang dalam menyambut Pilkada 2015.

Partai berlambang kakbah ini semakin mantap mengusung calon bupati dan wakilnya melalui jalur independen. Bahkan Tim 9 DPC PPP telah bergerak untuk menggalang dukungan dengan mengumpulkan foto copy KTP.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menyebutkan bahwa syarat dukungan calon perseorang telah ditetapkan sesuai jumlah penduduk setiap wilayah. Sesuai Pasal 41 ayat 2 huruf c menyatakan kabupaten/kota dengan jumlah penduduk lebih dari 500.000 sampai dengan 1.000.000 jiwa harus didukung paling sedikit 7,5 persen. 

Maka calon perseorangan dapat mengajukan diri sebagai calon bupati Rembang dengan dukungan minimal 45.941 foto copy penduduk. Sebab total penduduk Rembang sesuai rekapitulasi Dinas Kependudukan dan pencatata sipil (Dindukcapil) per Februari 2015 mencapai 612.552 jiwa. Sekretaris Tim 9 DPC PPP Rembang Henry Purwoko menyebutkan KTP itu akan digalang dari kader partai, sehingga dia menyebut langkah yang ditempuh melalui jalur independen tetap memiliki rasa PPP. 

“Saat ini jalur independen menjadi prioritas utama, setelah melihat perkembangan politik di tingkat pusat, dualisme kepengurusan memang belum ada tanda-tanda islah. Kalau tidak segera memutuskan maju lewat jalur independen, kita justru akan kehabisan waktu. Alternatif mengusung Pak Hafidz lewat jalur perseorangan telah diputuskan melalui musyawarah partai. ” kata Henry Purwoko, Senin (25/5/2015). (AHMAD FERI/SUWOKO)