Pelanggan PLN Diminta Tertib Bayar Listrik

Humas PLN Kudus Arif Nuryadi memberikan keterangan pers terkait tunggakan pembayaran yang mencapau Rp 7,9 miliar. (MURIA NEWS/FAISOL HADI)

KUDUS – Seolah sudah menjadi tunggakan rutin setiap bulan, membuat PLN terbiasa dalam menghadapi tunggakan listrik. Dari berbagai upaya yang dilakukan, di antaranya dengan meningatkan pelanggan guna membayar tepat waktu. Namun jika pelanggan masih menunggak masih membandel, akan diputus alirannya.

 Humas PLN Kudus Arif Nuryadi mengatakan, hal itu dilakukan guna menekan angka tunggakan. Kegiatan semacam itu, sudah dilakukan secara rutin tiap bulannya, termasuk mengingatkan pelanggan agar tertib dalam membayar tagihan listrik maksimal tanggal 20 setiap bulannya.

 ”Pelanggan juga mendapatkan kemudahan dalam membayar tagihan listrik, karena tersedia tempat pembayaran rekening listrik secara online lewat Payment Point Online Bank (PPOB) yang sudah ada di setiap desa,” kata Humas PLN, kepada murianews.com Senin (25/5/2015).

 Tunggakan rekening listrik, hanya untuk pelanggan lama saja. Dan jika sudah menunggak sampai tiga bulan, maka PLN akan mencabut aliran listriknya. Setelah itu, pelanggan dapat menghidupkan listriknya setelah melunasinya. (FAISOL HADI/TITIS W).