Jepara Masih Kekurangan Guru SD

ILUSTRASI (MURIANEWS/DANANG SUKOCO)

JEPARA – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jepara Kiswadi mengatakan sampai saat ini di Kabupaten Jepara masih kekurangan tenaga pengajar di tingkat Sekolah Dasar.

”Kalau dirata-rata, kekuranganya untuk setiap SD kurang empat tenaga pendidik,” kata Kiswadi kepada murianews.com, Sabtu (23/5/2015).

Menurutnya, selain kekurangan tenaga pendidik di SD. Pihaknya juga mendata ada sekitar 3000 guru bergaji rendah dari seluruh tingkat satuan pendidikan. Honor guru tidak tetap (GTT) diperoleh dari honor yang diberikan sekolahan.

Pemerintah hanya memberikan tunjangan melalui APBD juga dinilai masih terlalu kecil. Per tahun para pengabdi pendidikan itu diberikan tunjangan pemerintah daerah sebesar Rp 250 ribu. ”Tunjangan itu diberikan menjelang hari raya,” imbuhnya.

Kondisi ini, kata Kiswadi, memang telah berlangsung lama. Namun pemerintah dinilai belum memperlihatkan keseriusan untuk memajukan pendidikan melalui pemerataan kesejahteraan guru.

Sementara itu untuk peningkatan kualifikasi pihaknya mengadakan pendidikan dan pelatihan bagi para guru. Peningkatan tersebut juga dimaksudkan untuk proses penaikan pangkat. (WAHYU KZ/SUPRIYADI)