Busyet… 600 Guru SD Hanya Terima Gaji Rp 150 Hingga Rp 300 Ribu

ILUSTRASI (MUIRANEWS/DANANG SUKOCO)

JEPARA – Sampai saat ini kesenjangan antara guru swasta dengan guru negeri masih sangat tinggi. Bahkan, di Kabupaten Jepara, sedikitnya 600 guru tidak tetap (GTT) di tingkat sekolah dasar (SD) masih bergaji rendah. Dalam satu bulan gaji guru SD berstatus GTT itu hanya Rp 150 hingga 300 ribu per bulan.

Hal itu disampaikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jepara Kiswadi. Menurutnya, sampai saat ini masih banyak guru yang bergaji tidak layak.

”Untuk sampai pada tingkat layak saja belum bisa, apalagi sampai pada taraf kesejahteraan,” kata Kiswadi kepada murianews.com, Sabtu (23/5/2015).

Dia mengemukakan, kesejahteraan guru khususnya di Kota Ukir ini memang tidak merata. Ia menyampaikan, di tengah ratusan guru GTT berupah tidak layak itu, banyak guru yang menyandang status pegawai negeri sipil (PNS) jauh di atas UMK namun masih mendapatkan tunjangan sertifikasi.

”Kesenjangan begitu tinggi dengan guru PNS. Kami terus memerjuangkan nasib mereka agar dapat perhatian serius dari pemerintah,” kata Kiswadi.

Dia menambahkan, pemerintah hanya memberikan tunjangan melalui APBD juga dinilai masih terlalu kecil. Per tahun para pengabdi pendidikan itu diberikan tunjangan pemerintah daerah sebesar Rp 250 ribu. ”Tunjangan itu diberikan menjelang hari raya,” imbuhnya. (WAHYU KZ/SUPRIYADI)