DPP Kisruh, Mesin Politik Partai Golkar di Rembang Macet

Zaenudin Jakfar, Wakil Ketua DPD II sekaligus Ketua Tim Pemenangan Pilkada Partai Golkar Kabupaten Rembang. (MURIANEWS/AHMAD FERI)

REMBANG – Kisruh kepengurusan di level Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, kini mulai berdampak terhadap langkah politik partai beringin ini di daerah, khususnya bagi wilayah yang tahun ini bakal menggelar Pilkada.

Bahkan, mesin politik dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Rembang saat ini mandek. Mereka tidak berani melangkah terlalu jauh sebelum dualisme kepengurusan tuntas. Padahal sebelumnya, DPD II Golkar Rembang telah mematok target mengincar kursi wakil bupati.

”Proses politik yang dilakukan partai, baik untuk mengusung calon maupun koalisi, untuk sementara ini memang nyaris tidak berjalan. Soal kubu yang mesti didukung pun, kami tidak sedang memilih Golkar kubu Abu Rizal Bakri atau Agung Laksono. Sebab, Golkar Rembang memilih mengikuti saja keputusan Pemerintah,” ujar Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Rembang, Zaenuddin Jakfar, Sabtu (16/5/2015).

Ketua Tim Pemenangan Pilkada Partai Golkar Rembang ini juga menjelaskan bahwa posisi partainya saat ini masih mengambang untuk menjadi peserta Pilkada. Namun hal ini belum membebani partai di daerah. Sebab Golkar belum terlibat koalisi dengan partai mana pun. 

Padahal menurut Zaenuddin Jakfar, cukup banyak parpol yang telah menantikan dukungan dari partainya.

”Sebenarnya secara individu banyak yang datang untuk meminta dukungan guna maju sebagai calon bupati atau wakil bupati. Namun karena Golkar belum pasti ikut Pilkada, sampai saat ini kami tidak berani menjanjikan atau memberi kepastian apapun,” kata Zaenudin Jakfar. (AHMAD FERI/KHOLISTIONO)