Dintanhut Rembang Genjot Sosialisasi Progam Asuransi Ternak

Beberapa ekor kambing siap dijual di Pasar Hewan Pamotan belum lama ini. Saat ini, Dintanhut Rembang tengah berencana menggenjot sosialisasi progam asuransi ternak. (MURIANEWS/AHMADFERI)

REMBANG – Dinas Pertanian dan Kehutanan (Dintanhut) Kabupaten Rembang berencana menggenjot program asuransi ternak.

Hal itu dilakukan, karena progam terbaru yang dicanangkan pemerintah, hingga kini masih belum banyak diminati para peternak. Padahal ternak mereka, baik sapi maupun kambing bisa terlindungi asuransi.

”Progam asuransi ternak ini bisa membantu peternak untuk memproteksi risiko kehilangan dan kematian. Dengan membayar premi dua persen dari harga pasaran ternak, para peternak bisa mendapat pertanggungan sebesar 80 persen,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Peternakan pada Dintanhut Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto.

Agus menyebutkan, sosialisasi progam asuransi ternak telah dilakukan sebanyak kali dan itu masih terbatas untuk kelompok yang menerima bantuan dari pemerintah. Sedangkan rencana untuk memperluas sosialisasi kepada peternak asli, katanya, masih harus menunggu respon dari pihak asuransi.

”Ketika para peternak kehilangan ternaknya atau mati karena penyakit, mereka bisa mendapatkan pertanggungannya sebesar 80 persen dari harga sapi di pasaran. Misalnya, jika harga sapi di pasaran Rp10 juta, maka premi yang dibayarkan pertahun hanya Rp200 ribu atau dua persen,” kata Agus Iwan Haswanto. (AHMAD FERI/KHOLISTIONO)