Wabup Minta Renovasi Alun-alun Segera Dimulai

(Ilustrasi Danang)

GROBOGAN – Wakil Bupati Grobogan Icek Baskoro mengingatkan para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkup Pemkab Grobogan, agar segera melaksanakan proyek yang sudah dinantikan masyarakat.

Salah satunya adalah penataan alun-alun, yang hingga kini belum kunjung dimulai.

“Pada semua pimpinan SKPD agar memprioritaskan proyek yang berkaitan dengan kepentingan umum. Saya minta agar jadwal pengerjaan proyek-proyek itu dilakukan dengan baik supaya bisa selesai tepat waktu,” tegas Icek, Sabtu (9/5/2015).

Selain penataan alun-alun, Icek menyatakan ada beberapa proyek lagi yang perlu diprioritaskan. Yakni, pembangunan hutan kota di jalan Sutomo dan taman kota di lahan milik PT KAI di pertigaan jalan Sudirman dan jalan S Parman.

Disamping itu, proyek pembuatan pasar burung baru di jalan Gajah Mada dan pasar unggas di Nglejok, Kelurahan Kuripan. 

Belum dimulainya proyek renovasi alun-alun dengan alokasi dana Rp 8 miliar ternyata disebabkan adanya pejabat pembuat komitmen (PPK) yang sakit. Kondisi ini menjadikan proses lelang proyek melalui layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) sedikit tertunda. Sebab, sebelum dimasukkan ke dalam proses lelang LPSE terlebih dahulu harus ada paparan dari PPK yang tidak bisa digantikan oleh orang lain.

“Sesuai aturannya, paparan penjelasan pekerjaan ini harus dilakukan oleh PPK yang sudah ditunjuk dan tidak bisa diwakilkan orang lain. Karena PPK nya sedang sakit maka terpaksa tertunda dulu,” terang Kepala Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Kebersihan Grobogan M Chanief.

Menurutnya, kemungkinan pada akhir bulan ini proses lelang sudah bisa diunggah melalui LPSE. Sebab, kondisi PPK yang sakit saat ini sudah mulai membaik. (DANI AGUS/ALI MUNTOHA)