Pejabat Bina Marga Rembang Jadi Tersangka Korupsi Infrastruktur

Raharjo, Kabid Bina Marga DPU Rembang. (KOMA / AHMAD FERI)

 

REMBANG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menetapkan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Rembang Raharjo sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pekerjaan pemeliharaan jalan pada ruas Sulang-Sumber-Kaliori tahun 2014. Raharjo yang juga  menjadi pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek senilai Rp 6 miliar tersebut dijadwalkan diperiksa sebagai tersangka pada Selasa (5/5) mendatang.

Surat panggilan untuk Raharjo itu diteken oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Jhoni Manurung atas nama Kepala Kejati Jawa Tengah. Perkara yang menyeret Raharjo bakal ditangani seluruhnya oleh Kejati. Sebab nilai proyek dan kerugian negaranya terbilang besar. Selama ini Raharjo memang telah dikenal sebagai PPK sejumlah proyek besar di lingkungan DPU Rembang.

Saat dikonfirmasi, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Rembang I Wayan Eka Putra melalui Kepala Seksi (kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsu) Eko Yuristianto membenarkan terbitnya pemanggilan terhadap Raharjo sebagai tersangka. ”Kami hanya sebatas dimintai bantuan untuk meneruskan pemanggilan dengan menyurati Sekretaris Daerah,” kata Eko, Kamis (30/4).

Eko menjelaskan saat ini Raharjo tidak sedang akan dikorek dalam kasus dugaan korupsi yang ditangani oleh Kejari Rembang. Namun dia akan diperiksa langsung oleh penyidik Kejaksaan Tinggi. Menurutnya Raharjo bisa saja diperiksa oleh Kejari jika ada perkembangan penyidikan.

”Namun hal itu baru mungkin dilakukan setelah penanganan kasus oleh Kejari beres,” kata Eko Yuristianto. (AHMAD FERI / SUPRIYADI)