Meski Berjaya Pada 2013 Lalu, Persani Kudus Minim Atlet

Salah seorang atlet senam unjuk kemampuan di Kejurprov 2014. Saat ini, Persani Kudus masih minim atlet untuk menyongsong kejuaraan di musim 2015 ini.

KUDUS – Berjaya di beberapa even tahunan 2013 lalu, tak membuat regenerasi Persatuan Senam Indonesia (Persani) Kudus berjalan mulus. Induk organisasi senam di Kota Kretek tersebut justru harus jatuh bangun untuk menggaet minat atlet pemula.

Pelatih senam Kudus Suroto mengaku kesulitan dalam mengembangkan atlet senam yang ditanganinya. Hingga kini yang masih tersisa hanya atlet dijenjang sekolah dasar. 

”Kami memang tidak memiliki atlet binaan untuk jenjang SMP dan SMA. Padahal di tingkat tersebut usai mereka sangat produktif,” ungkapnya.

Menurutnya kekurangnya atlet tersebut dikarenakan minimnya koordinasi di beberapa lembaga. Baik dari dinas ataupun pihak sekolah. 

Ironisnya lagi, lembaga pendidikan tingkat SMP dan SMA di Kudus justru acuh tak acuh mendukung olahraga senam sebagai salah satu olahraga yang dikembangkan. Hal tersebut dapat dilihat dari materi olahraga mauoun ekstrakurikuler senam yang masuk kesekolah.

Tak hanya itu, peran dari UPT pendidikan maupun Pengkab serta KONI juga masih sangat kurang. Padahal, di awal tahun lalu, mereka berkomitmen untuk membantu sosialisasi ke sekolah-sekolah.

”Sepertinya memang agak sulit, namun jika benar-benar di jalankan saya rasa kekosongan atlet tersebut dapat dihindari. Selama ini kami coba berjalan sendiri. Tapi hasilnya kurang maksimal,” jelasnya.

Akibatnya, pada beberapa even, tim Kudus harus absen di even tahunan tahun ini. Padahal, 2014 lalu, Persani berhasil menyumbang medali perak saat bertanding di O2SN.

”Saya harap segera ada koordinasi mengenai hal tersebut, agar di ajang kejuaraan mendatang tim Kudus dapat mewakili seluruh kategori dan jenjang senam yang di pertandingkan,” ujarnya. 

Untuk saat ini pihaknya tengah mempersiapkan atlet untuk mengikuti Popda Jawa Tengah yang akan di gelar pertengahan Apri mendatang. ”Semoga kami dapat kembali menyumbang medali untuk Kudus seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Meski dengan keterbatasan pemain,” harapnya.  (Ayu Khazmi / Supriyadi)