Bukit Joko Tuo di Pulau Karimunjawa Besar Digarap Serius

Bukit Joko Tuo, Karimunjawa, nampak gagah dilihat dari laut dekat Dermaga Karimunjawa. Bukit itu akan dikembangkan menjadi salah satu potensi wisata baru di Karimunjawa. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Bukit Joko Tuo yang berada di Pulau Karimunjawa Besar, Kepulauan Karimunjawa, mulai digarap serius pada akhir Maret ini. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan potensi wisata alam di wilayah terluar Kabupaten Jepara itu.

Harapannya, panorama keindahan alam di Bukit Joko Tuo, dapat dijadikan alternatif pilihan bagi wisatawan ketika berlibur di Karimunjawa. Kabid Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Amin Ayahudi mengatakan, pengembangan bukit itu digenjot, sehingga pada musim panas mendatang, sudah bisa dinikmati wisatawan.

”Sejak beberapa pekan terakhir ini, memang pengarapannya digenjot. Harapannya selesai musim baratan, Bukit Joko Tuo sudah bisa dinikmati lebih nyaman,” ujar Amin kepada Koran Muria, kemarin.

Ia mengatakan, akses jalan menuju Bukit Joko Tuo saat ini sudah bisa dilalui kendaraan roda empat. Sebelumnya, menuju bukit di sisi utara Alun-alun Karimunjawa itu hanya bisa dilalui sepeda motor.

”Kalau nanti bukit Joko Tuo sudah dibuka, wisatawan kalau malam hari bisa menikmati keindahan Karimunjawa dari atas bukit, tidak hanya di alun-alun saja,” kata Amin.

Saat ini, aktivitas pariwisata malam hari di Karimunjawa masih kurang. Satu-satunya aktivitas pariwisata yang bisa dinikmati hanya wisata kuliner. Untuk itu, besar harapan pihaknya agar bukit itu menjadi pilihan wisata yang menarik.

”Potensi wisata alam di Karimunjawa sangat banyak. Kalau tidak kita maksimalkan mulai dari sekarang, kita bisa rugi. Apalagi nama Karimunjawa sudah dikenal luas,” terangnya.

Dia menambahkan, sejauh ini pemerintah sudah mulai gencar untuk mengembangkan potensi yang ada di Karimunjawa. Hal ini dilakukan seiring dengan program pemerintah yang dibembar-gemborkan beberapa tahun terakhir untuk memajukan sektor wisata. (Wahyu KZ / Ali Muntoha)