Pashmina Bahan Satin Tren Lewat Brand Ternama

Ciri khas kain satin adalah bagian permukaannya licin dan mengilap. Efek kilap ini disebabkan karena teknik menenun yang menggunakan serat filamen. Penampilan kain yang satu ini memberikan kesan yang mewah dan cenderung feminin. Tekstur kain ini juga lembut, sehingga nyaman dikenakan.

Rindy Jihan Permata Sari, pemilik dari rumah jilbab di Jalan Subkhan ZE mengatakan, para hijabers tengah menggandrungi jilbab dengan bahan satin. ”Selain jilbab wrinkle atau kusut, bahan satin juga banyak yang menggemari,” jelasnya.
Kain satin ini memiliki ciri khas, yaitu permukaannya yang rata dan licin. Serta berkilau karena sifatnya yang bisa memantulkan cahaya pada salah satu permukaan, dan gelap pada permukaan sisi yang lain.
”Karena ada beberapa jenis satin yang bisa dipilih, maka konsumen harus bisa membedakan beberapa jenisnya. Karena terkadang ada konsumen yang mengatakan pada beberapa jilbab yang dijual di pasaran, bukan berbahan satin. Padahal ada banyak jenis satin yang mungkin belum diketahui,” ungkapnya.
Ada baiknya mengetahui perbedaan masing-masing jenisnya sebelum membeli jilbab, agar sesuai dengan yang diinginkan. Beberapa jenis satin yang mudah ditemukan di antaranya satin duchesse yang biasanya digunakan sebagai bahan gaun pengantin. Karena agak berat, kaku, dan mengilap di sisi luarnya saja.
Satin faconne atau satin jacquard yang berciri memiliki pola serat dan cenderung lebih lembut dan lentur dibanding duchesse. Serta satin damask atau satin sutra, dengan desain floral yang rumit. Seringkali berhiaskan pola timbul dari bahan beludru yang muncul di atas dasar satin.
Dirinya melanjutkan, bahan satin ini menjadi tren, sebab menjadi bahan unggulan dari beberapa merek terkenal produsen jilbab. ”Serta banyak pula sponsor melalui televisi, yang menonjolkan jilbab berbahan satin,” ungkapnya.
Sementara untuk motif, dirinya menambahkan, model jilbab kotak dengan hiasan bunga-bunga dan garis mengelilingi jilbab pada bagian tepi dan polos bagian tengah, menjadi jilbab yang paling banyak dicari. (Ayu Khazmi / Titis Ayu)