MA Qudsiyyah Giatkan Ekskul UKS, Ciptakan Hidup Sehat

Dalam menerapkan hidup sehat di lingkungan sekolah, MA Qudsiyyah menggiatkan ekstrakurikuler Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Sebab ekskul itu merupakan wadah yang diperuntukkan siswa, untuk mengetahui cara atau praktik dalam meningkatkan kesehatan. Baik untuk dirinya maupun lingkungannya. 

Untuk memaksimalkan kegiatan itu, pihak sekolah bekerja sama dengan dinas kesehatan terkait. Supaya siswa bisa mendapatkan ilmu tentang manfaat kesehatan dari pihak yang berkompeten. ”Meskipun sekolah kami mayoritas putra, namun dalam mengikuti  kegiatan ini sangat antusias. Sebab manfaatnya banyak sekali terhadap kehidupan kita,” kata Syaiful, salah satu peserta ekstrakurikuler UKS MA Qudsiyyah Kudus.

UKS merupakan sebuah fasilitas yang disediakan oleh pihak sekolah. Namun apabila ekstrakurikuler tersebut pesertanya tidak mempunyai SDM yang mumpuni, maka lambat laun akan pasif. Maka dari itu dilakukan kerja sama dengan dinas terkait.

”Pihak sekolah yang diwakili OSIS, sangat mendukung kegiatan ini. Karena UKS tersebut harus mempunyai SDM yang layak, dalam penanganan kesehatan di sekolah. Seperti halnya materi tentang P3K, menciptakan lingkungan sehat, maupun dalam melengkapi kebutuhan ruangan UKS,” ungkapnya.

Di sisi lain, dalam penyelenggaraan kegiatan itu semua siswa bisa berpartisipasi dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat. Yaitu dengan cara menjaga kebersihan lingkungan, pakaian, maupun kebersihan jiwa.

”Kami sebagai salah satu peserta berharap, supaya kegiatan ini bisa dilakukan terus menerus. Baik dalam enam bulan sekali atau 4 bulan sekali. Sebab ekstrakurikuler itu terdapat ilmu tentang pencegahan penyakit yang ada di lingkungan sekitar,” paparnya.

Kegiatan itu memang diwajibkan kepada seluruh siswa. Sebab bidang kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Selain itu, pihak sekolah memberikan nilai plus pada siswa yang mengikuti ekskul UKS.

”Dengan adanya kegiatan ini, terdapat peningkatan sadar akan hidup sehat yang diterapkan oleh para siswa. Yaitu dengan bersihnya lingkungan, berpakaian, maupun bersih dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.  (Edi Striyono / Tiis Ayu)