Bupati Grobogan Dengarkan Curhat Pemuda

Bupati Grobogan dan Plan mendengarkan aspirasi dari anak-anak muda Grobogan di Gedung Riptaloka, Kabupaten Grobogan, Jumat (27/2). (KOMA / Rubadi)

GROBOGAN – Pemuda dari berbagai organisasi remaja atau kepemudaan antara lain Organisasi Kempemudaan Karang Taruna, Pramuka, OSIS, dan Forum Persatuan Anak Kabupaten Grobogan, yang mewakili suara anak-aDnak muda Grobogan, untuk curhat atau menyampaikan situasi sosial yang mereka hadapi atas dampak pembangunan, terhadap pertumbuhan dan perkembangan mereka. Acara yang digelar di Gedung Riptaloka, Kabupaten Grobogan, yang diprakarsai oleh Plan Internasional Indonesia Program Unit Grobogan tersebut dihadiri oleh Bupati Grobogan, Jajaran sekda Grobogan, Polres Grobogan, anggota DPRD komisi D Bidang Bidang Pendidikan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi  dan sosial.

”Dalam acara seminar dan dialog dengan Pemerintah dan DPRD Kabupaten Grobogan ini, bertujuan untuk memberikan kesempatan anak muda belajar berdemokrasi dan menjadi ruang bagi pemangku kebijakan untuk mendengar Aspirasi Anak Muda,” kata Andi Masyita K Parewe, penanggung jawab kegiatan, Jumat (27/2).

Masyita menambahkan, output kegiatan ini berbentuk rekomendasi untuk langkah-langkah yang melibatkan partisipasi anak muda sebagai pelaku aktif dalam pembangunan Kabupaten Grobogan. Serta mendorong penyelesaian isu-isu yang berkembang di masyarakat tentang kekerasan fisik, kekerasan seksual pada anak, pernikahan dini, pemberdayaan perempuan dan anak, serta peningkatan kualitas pendidikan bagi anak yang kurang mampu.

Sementara itu, Bupati Grobogan Bambang Pudjiono mengatakan, penanganan kasus-kasus tentang kekerasan terhadap anak, pernikahan dini, serta yang berkaitan dengan anak, Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui Badan Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB), sudah melaksanakan program-program pencegahan maupun penyadaran kepada masyarakat. Yakni baik yang bersifat sosialisasi atau dalam bentuk seminar.

Bupati menambahkan, Pemerintah Kabupaten Grobogan sudah menjalin kerja sama yang baik dengan pihak Plan Indonesia sejak tahun 2004,  dan telah menangani permasalahan-permasalahan diberbagai bidang khususnya di tiga kecamatan. Yakni Kecamatan Kedungjati, Kecamatan Tanggungharjo, dan Kecamatan Karangrayung. 40 Desa Dari tiga kecamatan yang berbeda, namun hanya sekitar 17 Desa yang tercover oleh plan Indonesia.

”Kami berharap kerja sama yang sudah terjalin dalam beberapa tahun terakhir, dengan plan Indonesia yang lebih condong dalam pengembangan
sumberdaya manusia. Baik diusia dini maupun generasi muda terus bisa dilanjutkan. Karena kami sendiri sudah merasakan manfaat yang cukup besar untuk kamajuan di Grobogan ini. Kalau program plan sudah mau berakhir, kami ingin dari pihak plan membuat daftar kegiatan yang sudah dilakukan untuk bisa kami teruskan, demi kajuan masyarakat Kabupaten Grobogan,” harap Bupati Grobogan. (Rubadi / Titis Ayu)