10 Kursi Lowongan RSUD dr R Sutrasno Rembang Belum Terisi

Salah seorang peserta serius mencermati hasil seleksi akhir penerimaan calon pegawai non-PNS RSUD dr R Sutrasno Rembang, Jumat (2702). (KOMA / Ahmad Feri

REMBANG – Sebanyak 10 kursi lowongan karyawan non-PNS di lingkungan kerja RSUD dr R Sutrasno Rembang dipastikan belum terisi. Pasalnya berdasarkan hasil akhir seleksi penerimaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut, hanya 150 peserta yang dinyatakan lolos dari 160 lowongan yang dibutuhkan. 10 kursi itu tersebar di lima formasi calon pegawai dan terungkap dari hasil seleksi akhir yang diumumkan pada Jumat (27/2).

Berdasarkan hasil pengumuman tersebut, lima formasi tersebut adalah perawat bersertifikat anastesi dan perawat bersertifikat ICU yang hanya terisi masing-masing satu dari tiga yang dibutuhkan. Lalu fisioterapis dan elektromedis hanya terisi masing-masing satu dari dua kursi yang dibutuhkan. Serta ditambah dengan empat lowongan asisten apoteker dengan pendidikan SMF atau SMK Farmasi tidak terisi.
”Memang tidak ada satu pun peminat lowongan asisten apoteker yang dinyatakan lolos di seleksi akhir berupa psikotes dan wawancara. Lantaran tidak semua formasi terisi penuh, maka dari 160 lowongan yang dibutuhkan, hanya 150 kursi yang terisi. Sebelum diumumkan, ada sebanyak 236 orang mengikuti tes psikologi dan wawancara sebagai seleksi tahap akhir,” ujar Ketua tim ahli dari Undip Semarang FX Sugiyanto, kemarin.
Sugiyanto menyebutkan nilai hasil akhir memang sengaja tidak diumumkan secara satu per satu tiap peserta. Hal itu sudah disepakati sebelumnya dengan Pemkab Rembang. Meski demikian, pihak Undip turut mengumumkan sejumlah orang sebagai cadangan.
”Cadangan dipakai jika ada calon pegawai yang mundur. Cadangan masing-masing satu di antaranya pada formasi psikolog, bidan bersertifikat APN-LLS dan bersertifikat APN, perekam medis, apoteker, pranata laborat, radiografer, nutrisionis, verifikator JKN, programer SIMRS, dan customer service, serta dua di formasi perawat BTCLS. Ada 10 formasi yang tak diberi cadangan karena kualifikasinya tidak disarankan,” kata Sugiyanto.
Direktur RSUD dr R Soetrasno Agus Setyo Hadi mengatakan, mereka yang lolos akan mulai bekerja Senin (2/3) mendatang. Namun mereka akan lebih dulu mengikuti masa orientasi selama satu bulan. Menurutnya calon pegawai hasil rekrutmen tersebut akan mendapat gaji mulai Rp 1,3 juta.
”Tahun ini kami sudah menyiapkan anggaran Rp 3,6 miliar untuk pembayaran gaji pegawai baru. Tentang lowongan yang belum terisi kami akan menambahnya dalam waktu dekat,” imbuhnya. (Ahmad Feri / Supriyadi)