Tunggakan PBB Kecamatan Rembang Rp 242 Juta

REMBANG – Tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Rembang pada 2014 mencapai sekitar Rp 242 juta. Padahal batas akhir pembayaran ditetapkan pada 30 September 2014. Akibat molor selama hampir empat bulan lebih, para wajib pajak yang belum membayar bakal dikenakan denda karena dianggap menjadi piutang di 2015.

”Kekurangan PBB pada tahun 2014, masih menyisakan Rp 242 juta lebih dari pagu yang targetkan sebesar Rp 1 miliar lebih,” ujar Camat Rembang, Agus Salim, Jumat (30/1).

Ia mengatakan, pihaknya telah memberikan instruksi secara langsung kepada seluruh kepala desa dan perangkat desa, agar melakukan penagihan kepada warga yang belum membayar PBB. Selain itu, sudah ada inspeksi dari pihak Inspektorat terkait pembayaran wajib pajak. 

Ia menyebutkan, saat ini baru ada 5 desa dan 4 kelurahan yang telah lunas membayar PBB. Yakni Desa Gegunung Wetan, Kemendung, Weton, Ngadem, Punjolharjo, Kelurahan Tanjungsari, Pacar, Sukoharjo, dan Gegunung Kulon.

Dari 34 desa-kelurahan yang ada di Kecamatan Rembang, lanjut dia, saat ini masih ada 25 desa dan kelurahan yang belum lunas membayar PBB. Biasanya para wajib pajak yang belum membayar, karena lebih memilih langsung setor ke bank. 

”Jika memang mereka belum membayar juga, maka mereka juga wajib membayar denda karena terlambat membayar pajak,”  imbuhnya. (Ahmad Feri/Sumarni)