Serum Vitamin C, untuk Kesehatan Kulit Wajah

Serum merupakan campuran dari berbagai bahan organik aktif. Serum dalam konsentrasi tinggi, memiliki kemampuan untuk menembus kulit dengan baik, dan daya serapnya lebih efektif serta efisien.

Kini, penggunaan serum untuk kesehatan kulit terutama wajah mulai digemari. Di antaranya serum vitamin C. Kandungan serum vitamin C ini berbeda-beda, mulai dari 5 sampai 20 persen. Biasanya, dokter menganjurkan pasien untuk memakai serum berkadar rendah untuk adaptasi. 

Penentuan prosentase serum ini, tergantung pada tujuan pemakaian. Untuk pencegahan penuaan dini, bisa dipakai serum berkadar vitamin C rendah. Tetapi untuk pengobatan, biasanya dipakai kadar yang tinggi, antara 15-20 persen.

Manfaat serum vitamin C antara lain merangsang pembentukan kolagen kulit, sebagai water holder (menyimpan air), membuat kulit tidak kering, dan lembap, serta sebagai wound healing (mengobati luka). Serum vitamin C Alfa Hidroksil Acid (AHA) sangat baik dipakai untuk orang yang mempunyai flek sangat tebal di kulit. Sebab sifatnya yang dapat merangsang pembentukan kolagen di bawah kulit. 

Pengolesan langsung serum vitamin ke kulit menjadi sangat penting, karena nutrisi yang masuk lewat makanan tidak semuanya bisa langsung dirasakan oleh kulit. ”Sehingga cara ini bisa menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan vitamin dalam tubuh, agar tidak menjadi maslah kulit,” ujar Heaven Wijayanti salah satu terapis di Klinik Kecantikan VZ Skin care Klinik Utama Prima Medistra, Jalan lingkar utara Pedawang Kudus.

Terdapat dua serum vitamin C, yaitu L-ascorbic acid yang larut dalam air (water soluble) dan Ascorbil palmitat yang larut dalam minyak (oil soluble). Pemilihan serum ini didasarkan pada kebutuhan pasien. (Ayu Khazmi/ Titis Ayu)