Nelayan Tayu Tangkap Perahu Jaring Bondet

PATI – Sejumlah nelayan di Kecamatan Tayu beserta kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Mina Bahari III, berhasil menangkap satu unit perahu jaring bondet, dengan mata jaring di bawah satu inchi.

Kapal yang berisi 22 awak tersebut, berhasil diamankan di alur Sungai Tayu, di kawasan Desa Margomulyo, Senin (29/12). Ketua Pokmaswas Mina Bahari III Suroto mengungkapkan, penggunaan jaring bondet untuk mencari ikan di laut sangat dilarang.

Ia menyatakan, setelah melakukan penangkapan itu, pihaknya akan terus mengawal proses hukumnya. Karena pelanggaran seperti itu menurut dia, sering kali terjadi, dan diharapkan bisa menjadi efek jera.

”Penggunaan jaring bondet, yang merupakan jenis alat tangkap pukat pantai jelas sudah dilarang, karena alat tangkap ini merusak lingkungan. Sebab, ikan yang masih kecil juga akan ikut terjaring,” katanya, kemarin.

Menurut dia, supaya nelayan atau pemilik kapal yang masih nekat menggunakan jaring bondet jera, kasus itu harus diproses hukum. Karena menurut dia, pihaknya sudah sering mengingatkan, namun tak pernah diindahkan.

Lebih lanjut Suroto menuturkan, kapal berjaring bondet itu ditangkap saat beroperasi. Nelayan yang mengetahuinya langsung digiring. Sebagian ikan hasil tangkapan, dipersilakan dijual dan sebagian lagi diminta untuk ditinggal, bersama kapal berikut jaring sebagai barang bukti.(Syamsul Falak/Ali Muntoha)