Dislautkan Siapkan Mediasi Kasus Penangkapan Kapal Bondet

PATI – Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Hery Trimulyo menyatakan, pihaknya telah melakukan upaya mediasi dalam kasus penangkapan kapal berjaring bondet oleh nelayan Tayu. Harapannya, persoalan itu tidak sampai dibawa ke ranah hukum.

 

Mengingat pelaku pelanggaran merupakan nelayan kecil, pihaknya mengaku akan tetap menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pembina nelayan. Sehingga, jalur hukum baru akan ditempuh, tapi harus dilakukan pembinaan terlebih dulu. Sesuai UU Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, alat tangkap jenis jaring bondet itu tergolong tidak ramah lingkungan.

”Mediasi kami tempuh untuk meminimalkan konflik antarnelayan. Kami sudah memanggil juru mudi, nahkoda, dan pemilik kapal untuk memberikan peringatan. Besok (hari ini) giliran nelayan yang menangkap mereka akan kami berikan pengertian,” tukasnya.(Syamsul Falak / Ali Muntoha)