Tidak Punya Biaya, 13 KK Warga Ngotoko Tak Bisa Nikmati Listrik

REMBANG – Sebanyak 13 kepala keluarga (KK) di Dusun Ngotoko, Desa Pasedan, Kecamatan Bulu tidak bisa mendaftar sebagai pelanggan listrik PLN. Belasan warga di dusun terpencil itu tidak dapat menikmati aliran listrik karena terganjal biaya. Padahal Jaringan listrik desa (Jalides) di wilayah tersebut telah selesai terpasang.

”Dari total 66 rumah tangga yang ada di Ngotoko, hanya 53 KK yang daftar pasang listrik. Sedangkan sisanya  atau 13 KK hanya nunut atau menyambung ke warga lain karena tidak punya biaya,” ujar Kepala Desa Pasedan, Kusman, Jum’at (28/11).

Ia menyebutkan, listrik merupakan satu hal yang selama ini ditunggu warga Ngotokoa. Dari 53 rumah tangga yang mendaftar pasang baru listrik, hanya dua yang meminta dengan daya 900 watt. Sedangkan 51 KK lainnya hanya mendaftar pasang listrik bermeter 450 KVA.

Pemerintah desa berharap, 53 rumah tangga yang masuk daftar tunggu pelanggan baru PT PLN bisa lebih diprioritaskan. Selama ini warga Ngotoko belum pernah menikmati listrik. Menurutnya saat ini hanya menunggu serah terima dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ke pihak PLN. (Ahmad Feri/Sumarni)