Sepi Pembeli Jadi Alasan PKL Enggan Berjualan di Pusat Kuliner Kudus

KUDUS – Tanda-tanda kegagalan menjadikan kawasan tersebut menjadi pusat kuliner, memang terlihat dari semakin enggannya pedagang berjualan di sana. Harusnya ada 16 PKL yang mendiami kawasan tersebut. Sayangnya, semakin lama jumlahnya semakin menurun. Hingga akhirnya hanya tersisa tiga orang PKL yang berjualan di sana. Kebanyakan pedagang mogok berjualan, dengan alasan sepinya pengunjung yang mengurangi omzet mereka. 

Para pedagang yang berjualan sudah pernah diperingatkan dengan keras oleh Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kudus. Hanya saja, tidak ada respon positif dari pedagang, sehingga Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Sudiharti menegaskan jika, akan memindahkan pedagang yang ada di sana ke lokasi lain.

”Jika dalam sepekan ke depan para PKL tidak lagi berjualan di sana, maka kami tidak segan-segan untuk pindah. Kalau tidak mau pindah, maka saya terpaksa akan memaksa mereka untuk pindah,” tegasnya, kemarin (28/11).

Salah satu hal lainnya yang kemudian juga terlihat di lokasi adalah kembali dibukanya jalan di depan Plasa Kudus, yang selama ini setiap sorenya ditutup. Penutupan itu biasanya dilakukan sejak pukul 16.00 WIB. Namun sudah dua hari belakangan ini, jalur cepat itu dibuka Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kudus. (Merie)