Hai Warga Kudus, Taat Lalu Lintas, Re!

KUDUS – Tidak semuanya pelanggar lalu lintas yang tercatat dalam Operasi Zebra yang dilakukan Polres Kudus, ditilang. Polres masih memberikan keringanan dengan memberikan teguran secara lisan maupun tertulis.

Kapolres Kudus AKBP Bambang Murdoko mengatakan, tidak ditilangnya pengguna jalan yang terazia karena kesalahan yang dilakukan tidaklah fatal. Sebaliknya, jika pelanggaran yang dilakukan dinilai sudah fatal harus ditilang.

”Kalau masih bisa kami kasih teguran ya kami kasih teguran. Seperti halnya pengendara yang lupa menghidupkan lampu kendaraan, kami cukup memberikan teguran. Berbeda halnya dengan pengendara yang sudah tidak memiliki SIM atau tidak punya STNK, kami pasti langsung menilangnya,” kata Bambang kepada Koran Muria, Jumat (28/11).

Operasi Zebra yang baru dilakukan selama tiga hari ini terakhir, sudah banyak menilang ratusan pengendara. Kebanyakan kesalahan yang dilakukan yakni tidak memiliki SIM dan jenis pelanggaran lainnya.

Menurutnya, lokasi razia berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Hal itu dilakukan untuk menjaring semua pengguna kendaraan yang berada di Kudus supaya dapat diperiksa semuanya.

”Lokasinya selalu berpindah-pindah. Seperti Kamis kemarin di Panjang, kemudian di Gang 1, Gang 2, Gang 3 dan Kaliwungu. Lalu di tempat-tempat lainnya juga kami lakukan razia. Waktunya pagi dan sore hari. Jadi sehari kami lakukan dua kali,” ujarnya.

Menurut dia, pihak kepolisian hingga kini belum menggelar aksi razia pada malam hari. Namun tidak menutup kemungkinan, ke depan akan dilakukan razia malam hari.

Dia menambahkan, dalam melakukan operasi, pihak kepolisian menerjunkan sedkitnya 25 personel. Meliputi anggota Satlantas, Shabara, Intel, dan anggota kepolisian lainnya. Karena operasi tidak hanya mengecek kendaraan, melainkan juga mewaspadai hal-hal lain seperti penyelundupan dan lain sebagainya.

”Operasi akan terus kami lakukan sampai pada 9 Desember mendatang. Itu kami lakukan sesuai dengan progam kami,” katanya. (Faisol Hadi / Akrom Hazami)