Ada Pedagang yang Menolak Dipindah dari Pusat Kuliner Kudus

KUDUS – Ternyata, tidak semua pedagang di Pasar Kuliner Kudus mengeluhkan sepinya pembeli. Soal sepinya omzet itu, pernah dibantah oleh salah seorang pedagang yang masih bertahan di lokasi. Dia mengatakan jika pedagang lainnya sabar, maka situasinya akan tetap baik-baik saja. ”Saya itu, terus berjualan di sini. Tidak pernah ada masalah. Makanya, kalau teman-teman pedagang yang lain mau sabar saja, maka rejekinya juga ada saja. Tapi saya juga tidak mau kalau kemudian disuruh pindah. Wong, saya itu mematuhi aturan dengan terus berdagang di sini. Kenapa harus dipindah,” kata pedagang yang menolak disebutkan identitasnya tersebut.

Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Sudiharti memang sudah tegas mengatakan jika pihaknya akan memindahkan PKL di sana, ke tempat lain. Bahkan, sudah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk keperluan itu. ”Kami akan lakukan pendekatan persuasif selama sepekan ini dulu, ya. Setelah itu, kalau masih membandel, ya kita pindahkan saja,” tegasnya.

Seperti diketahui, proyek pusat kuliner yang berada di depan Plasa Kudus atau Matahari ini sejatinya diciptakan sebagai salah satu wisata di Kudus. Pembukaan pusat kuliner yang belangsung pada 21 Agustus 2014 ini, dilakukan besar-besaran oleh Bupati Kudus Musthofa. Saat itu, digelar even Gebyar PKL yang melibatkan ratusan pedagang. (Merie)