Loading...
You are here:  Home  >  Seni & Budaya  >  Artikel ini

Warga Sekitar Pabrik Gula PT Gendhis Multi Manis Terus Tagih BLH



Reporter:    /  @ 02:21:40  /  31 Oktober 2014

    Print       Email

BLORA – Warga sekitar pabrik gula PT Gendhis Multi Manis (GMM) menuntut, agar hasil uji laboratorium dugaan pencemaran segera diumumkan. Sebab, warga di sekitar pabrik gula selama ini menerima dampaknya secara langsung. 

”Kami terus menuntut, agar BLH membeber hasil uji lab yang telah dilakukan. Jangan biarkan kami terus menunggu tanpa adanya kejelasan,” kata salah satu warga Desa Todanan, Supat, Kamis (30/10). 

Menurut Supat, warga berhak tahu tentang hasil uji laboratorium yang menguji tentang pencemaran air dan udara di kawasan pabrik gula tersebut. Saat ada limbah dan mencemari air di Waduk Bentolo, maka warga yang merasakan akibatnya. Bahkan, warga sebagai pelanggan PDAM yang jauh dari lokasi pabrik gula juga ikut menerima dampaknya.

”Saat air itu digunakan PDAM untuk air bahan baku, pelanggan ikut kena imbasnya. Dampak dari pencemaran limbah ini sangat luas cakupannya. Sehingga, kami menuntut hasil uji lab itu diberitahukan,” tegas Supat.

Warga Desa Kedungwungu, Zainul, juga merasakan dampak dari pencemaran limbah itu. Ia meminta BLH sebagai lembaga pemerintah wakil dari pemkab, mengumumkan hasil uji lab ke publik. Dengan membeberkan hasil uji lab tersebut, maka warga bisa tahu apakah memang ada pencemaran atau tidak. ”Kalau misal air itu tercemar dan dikonsumsi warga, siapa yang akan bertanggungjawab jika terjadi sesuatu pada warga,” keluhnya.

Menurutnya Zainul, saat musim kemarau sekarang ini, air menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi warga. Sebab, Waduk Bentolo mempunyai cadangan air cukup banyak, dan bisa menolong warga ketika kesulitan mencari sumber air. 

”Warga bisa bergerak menuntut, dengan caranya sendiri kalau sudah begini. Ini jelas pembodohan pada masyarakat,” tandas Zainul.

Sementara itu, Direktur Lintas Blora, Seno Margo Utomo menyatakan, pihaknya akan melakukan uji lab jika BLH tidak mengumumkan hasilnya kepada masyarakat. Dia akan menggandeng laboratorium independen, untuk melakukan pengujian terhadap pencemaran limbah yang diduga berasal dari PT GMM. ”Kalau BLH tidak memenuhi janjinya, kita demo saja,” ujarnya. (Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →