Loading...
You are here:  Home  >  Sosial  >  Artikel ini

Jalan Kunden-Kalirejo Mendesak Diperbaiki



Reporter:    /  @ 02:17:37  /  31 Oktober 2014

    Print       Email

Sejumlah anak berkerumun di penghubung Desa Kunden dengan Kalirejo, Kecamatan Wirosari yang ambles sedalam tujuh meter sejak April lalu. Hingga kini pemkab belum melakukan penanganan jalan tersebut (KOMA / Nurokhim)

GROBOGAN – Penanganan Jalan Nusa Indah di Kelurahan Kunden, Kecamatan Wirosari dikeluhkan masyarakat. Jalan penghubung Desa Kunden dengan Kalirejo, Kecamatan Wirosari tersebut ambles akibat longsor pada April lalu, namun hingga kini belum ada upaya perbaikan dari Pemkab Grobogan.

Akibat amblesnya jalan sepanjang 60 meter dengan kedalaman mencapai kedalaman tujuh meter itu, tidak bisa dilalui kendaraan. Sehingga warga Kunden yang menuju atau dari Desa Kalirejo dan sebaliknya terpaksa memutar arah. 

Menanggapi tidak adanya penanganan serius terhadap Jalan Nusa Indah, anggota DPRD Grobogan Sukanto mengatakan, amblesnya jalan tersebut sudah berlangsung setengah tahun. Bahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang sempat datang ke lokasi pada beberapa hari setelah ambles, hanya  sebatas melihat dan mendata kondisi jalan.

”Saya menilai kinerja BPBD sangat lambat. Seharusnya hal-hal terkait bencana alam ditangani secepat mungkin. Mengenai anggaran, pasti APBD sudah menalokasinya,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Sementara itu, Kepala BPBD Grobogan Agus Sulaksono mengatakan, perbaikan Jalan Nusa Indah terkendala anggaran. Menurutnya, amblesnya jalan penghubung dua desa akibat longsor beberapa bulan lalu itu, masuk kategori bencana Sehingga anggaran harus diambil dari pos darurat bencana. 

”Akan tetapi, dana dari pos tersebut harus bisa dilaksanakan maksimal 2×24 jam. Sehingga bukannya tidak bisa menangani, namun karena terkendala aturan anggaran,” terangnya.

Ia menjelaskan, pemkab sudah menganggarkan Rp 120 juta dari APBD perubahan. Kerusakan Jalan Nusa Indah masuk berbatasan dengan Sungai Tirta, sehingga menjadi tanggung jawab Balai Besar Pemali Juwana. Bahkan Balai Besar Pemali Juwana segera turun tangan untuk memperbaiki secara permanen. 

”Sedangkan perbaikan yang dilakukan kabupaten hanya sebatas penanganan sementara. Antara lain dengan pengurugan dan penataan karung berisi tanah sebagai tanggul sementara,” katanya. (Nurokhim/Sumarni)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →