Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Kudus Expo 2015 Tampilkan 70 UMKM



Reporter:    /  @ 02:44:25  /  30 Oktober 2014

    Print       Email

Plt Kepala Dinas Prindustrian, Koperasi dan UMKM Kudus Bambang Tri Waluyo (tengah) didampingi Kepala Humas Setda Kudus Puthut Winarno (kiri) saat memberikan keterangan pers tentang Kudus Expo 2014, kemarin. (KOMA / Faisol Hadi)

KUDUS – Dinas Prindustrian, Koperasi dan UMKM Kudus akan Menyelenggarakan Kudus Expo 2014 di Alun-alun Kudus mulai Kamis (31/10) hingga Selasa (4/11). Dalam acara tersebut akan ada pameran produk dari 70 UMKM Kudus. 

Plt Kepala Dinas Prindustrian, Koperasi dan UMKM Kudus Bambang Tri Waluyo mengatakan, ekspo yang digelar tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pada tahun ini akan lebih banyak dipamerkan produk UMKM, bukan produk makanan seperti pada tahun-tahun sebelumnya. 

”Sebanyak 70 UMKM yang menampilkan produknya ini, termasuk UMKM binaan kami. Selain itu ada pelaku UMKM utusan dari setiap kecamatan,” ujar Bambang dalam dalam konferensi pers di gedung Humas Setda Kudus, Rabu (29/10).

Selain memamerkan produk UMKM, katanya, Kudus Expo 2014 juga diikuti sejumlah perbankan. Hal itu bisa dimanfaatkan para pelaku usaha di Kudus untuk mendapatkan modal. Dalam pameran tersebut juga akan digelar acara bursa kerja atau job fair. Peserta yang ikut tidak dibebani biaya. 

”Dalam ekspo tahun sebelumnya (2013), kami mendapat pemasukan hingga Rp 17 miliar. Namun untuk kali ini berbeda, karena konsepnya juga berbeda. Kami tidak mencari keuntungan, jadi tidak ada target pemasukan,” ujarnya.

Dia menjelaskan, 70 stan yang disediakan untuk produk UMKM digratiskan. Pelaku usaha yang menempati 70 stan tersebut tidak dibebani biaya sepeser pun. Stan lain yang mendirikan tenda-tenda di lokasi, termasuk pelaksanaan job fair sebagai partisipasi sponsorship. 

Bambang mengatakan, acara tersebut melalui proses lelang dua kali. Sebab pada lelang pertama, tidak ada rekanan yang bersedia menggarap ekspo tersebut dengan syarat yang diajukan. Namun untuk keduanya ada yang sanggup dan sesuai keinginan pemkab. Rekanan tersebut yakni CV Beje.

Dia menambahkanm acara tersebut juga sebagai ajang promosi UMKM atau ekonomi kreatif di Kudus. Sebab baginya, jika hanya membantu proses produksi tanpa promosi dinilai kurang. 

”Acara ini selain membantu promosi pelaku UMKM di Kudus, juga disuguhkan untuk masyarakat secara luas. Acara ini menelan dana cukup besar, lebih dari Rp 200 juta,” tuturnya. (Faisol Hadi / Suwoko)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →