Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

TMMD Sengkuyung Tahap II Hemat Rp 80 Juta



Reporter:    /  @ 02:41:43  /  30 Oktober 2014

    Print       Email

Bupati Ahmad Marzuqi (dua dari kanan) menerima laporan dari Dandim 0719/Jepara Letkol Inf DK. Subandi, mengenai kegiatan TMMD Sengkuyung Tahap II 2014, di Desa Balong, Kecamatan Kembang, kemarin. Dalam kegiatan TMMD, mampu menghemat anggaran pembangunan pemkab sebesar Rp 80 juta. (KOMA / Wahyu KZ)

JEPARA – Pelaksanaan Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II 2014, di Desa Balong, Kecamatan Kembang mampu menyerap swadaya masyarakat sebesar Rp 50 Juta. Bahkan, kegiatan rutin tahunan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu, mampu menghemat biaya pembangunan sebesar Rp 80 juta. Secara keseluruhan, jika proyek pembangunan dikerjakan melalui pihak ketiga, maka membutuhkan biaya Rp 617.837.500. Namun, karena dilakukan melalui kegiatan TMMD, biaya yang dikeluarkan hanya Rp 537.250.000.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0719/Jepara Kapten Inf Ramelan mengatakan, jumlah dana tersebut bersumber dari APBD Provinsi Jateng sebesar Rp 240 juta. Sedangkan dana pendamping dari APBD Jepara sebanyak Rp 100 juta ditambah dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Rp 147.250.000, dan swadaya masyarakat Rp 50 juta.

”Sasaran fisik mengutamakan pembangunan jalan, karena transportasi yang nyaman menunjang meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Hasil yang dicapai, berupa pengerasan dan pengaspalan jalan sepanjang 700 meter dan lebar 3 meter, serta pembuatan saluran air di kanan-kiri jalan,” kata Ramelan saat penutupan TMMD

Sengkuyung II 2014 di Desa Balong, Kecamatan Kembang Jepara, Rabu (29/10).

Selain pembangunan infrastruktur desa, lanjutnya, juga dilaksanakan rehap 22 rumah tidak layak huni, pembangunan satu pos kamling dan pembuatan lima pengelohan air limbah serta 10 unit jamban. 

”Untuk sasaran nonfisik, meliputi peningkatan semangat gotong royong dan kewaspadaan terhadap lingkungan melalui pam swakarsa. ”Yang terpenting adalah meningkatnya kemanungglan TNI-rakyat dan memperkokoh persatuan kesatuan bangsa,” imbuh Ramelan.

Dalam pelaksanaan kegiatan TMMD kali ini, ada juga kegiatan pendukung lainnya. Yakni pelayanan KB akseptor implan, pelayanan kesehatan dan lain-lainnya.

Bupati Ahmad Marzuqi menambahkan, pihaknya mengapresiasi keberadaan TMMD Sengkuyung Tahap II. Dia berharap, masyarakat bisa merawat dan menjaga apa yang telah dihasilkan bersama dalam TMMD.

”Program TMMD telah berlangsung selama 34 tahun. Dalam perjalanannya, terbukti telah mampu memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat perdesaan. Program TMMD dinilai sebagai terobosan yang efektif, efisien dan produktif, dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan,” jelasnya. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →