Loading...
You are here:  Home  >  Hukum & Kriminal  >  Artikel ini

Polisi Penganiaya Belum Ditahan



Reporter:    /  @ 02:30:38  /  30 Oktober 2014

    Print       Email

PATI – Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, oknum anggota Polsek Kayen berinisial SJ, dan anaknya belum ditahan penyidik Polres Pati. Zuliati (39), korban penganiayaan oleh ayah dan anak itu mendesak polisi bersikap adil.

Korban yang merupakan warga Desa Rogomulyo, Kecamatan Kayen itu, melaporkan dua tersangka karena telah menganiayanya hingga harus dirawat di rumah sakit. Motif penganiayaan itu karena masalah sengketa jual beli tanah antara tersangka dengan korban.

Zuliati menyatakan, ia mempunyai hak terhadap rumah dan tanah yang saat ini masih ditempati tersangka. Menurutnya, SJ telah menjual rumah dan tanah itu pada tahun 2010. Pembayaran awal dilakukan dengan DP sebesar RP 200 juta.

”Saya membelinya dengan DP cukup besar, karena pada saat itu pelaku bilang butuh uang. Tepatnya pada bulan Juni 2010 saya membayarnya. Sedangkan sisanya saya angsur hingga tembus Rp 400 juta lebih. Kemudian saya balik nama sertifikat tanah tersebut dengan nama saya,” katanya, kemarin.

Ia menyatakan, meski rumah dan tanah itu sudah disertifikatkan atas namanya, namun korban mengaku masih memberikan waktu kepada tersangka untuk berkemas. Ia memberi waktu selama enam bulan, sebelum rumah dan tanah itu harus ditinggalkan.

”Kami sudah sepakat pada saat itu, bahwasanya sementara waktu boleh ditempati hingga enam bulan, terhitung mulai 8 Februari hingga 8 Agustus 2011. Akan tetapi meski sudah kelewat waktunya, penjual tidak mengindahkan kesepakatan itu,” terangnya.

Kendati demikian, ia menyatakan berterimakasih kepada Polres Pati karena telah menetapkan para pelaku sebagai tersangka.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pati AKP Agung Setyo sebelumnya menyatakan, Minggu (26/10) lalu pihaknya telah menetapkan oknum polisi dan anakanya sebagai tersangka. Penetapan tersangka ini dilakukan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan pelaku.

”Berdasarkan hasil pemeriksaan, kedua tersangka sudah memenuhi unsur bersalah. Sehingga kami tetapkan sebagai tersangka dalam kasus tindak kekerasan dan penganiayaan dengan jeratan pasal 170 KUH,” ujarnya. (Syamsul Falak / Ali Muntoha)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →