Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Jepara  >  Artikel ini

Pertamina Ancam Tutup SPBU Senenan



Reporter:    /  @ 01:28:16  /  30 Oktober 2014

    Print       Email

JEPARA – Pertaminan Operasional Pemasaran Regional IV Jateng-DIY mulai turun tangan, untuk mengatassi kasus tercemarnya sumur warga, Rabu (29/10). Pencemaran di sumur-sumur milik warga itu, diduga berasal dari stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)44.59408 Senenan.

Manager Humas Pertamina Operasional Pemasaran Regional IV Jateng-DIY Roberth MVD mengatakan, pihaknya sudah menerjunkan tim health safety and environment (HSE). Tim tersebut bergerak ke Jepara, untuk mengetahui penyebab pasti tercemarnya sumur-sumur milik warga Bapangan, Kecamatan Jepara Kota. Apakah karena faktor kebocoran tangki timbun bahan bakar minyak (BBM) milik SPBU Senenan, atau karena faktor lainnya.

”Ini penting, untuk memastikan benar tidak BBM yang di sumur-sumur warga itu berasal dari SPBU Senenan. Kita akan lacak dulu dari tangki timbun BBM. Apakah ada kebocoran dengan jarak 5-10 meter, 15-20 meter dan seterusnya. Kalau benar bocor, di titik mana harus rinci,” kata Roberth.

Menurutnya, penyelidikan terhadap dugaan kebocoran tangki timbun BBM SPBU Senenan itu, dengan melibatkan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jepara. Pihaknya mengambil beberapa sampel air dari sumur milik warga. Apabila memang terjadi kebocoran dan kesalahan dari pihak SPBU, lanjutnya, maka Pertamina mengancam akan menutup operasional SPBU tersebut. 

”Jika memang terbukti tercemarnya sumur warga akibat tangki timbun BBM

yang bocor, maka operasional SPBU Senenan harus dihentikan sementara waktu. Pihak SPBU harus melakukan upaya perbaikan, agar tidak terjadi kebocoran lagi. Selain itu, pihak

SPBU juga harus bertanggungjawab, terkait dengan dampak kebocoran yang mencemari sumur warga,” tegas Roberth. (Wahyu KZ / Aries Budi)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →