Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Kudus  >  Artikel ini

Bantuan Hanya untuk Peserta Relokasi Mandiri



Reporter:    /  @ 02:49:05  /  29 Oktober 2014

    Print       Email

KUDUS – Upaya warga Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog, yang mengikuti relokasi mandiri untuk mendapatkan bantuan, bakal segera terwujud. Namun bantuan dari Pemkab Kudus itu, hanya diperuntukkan bagi 61 warga yang melakukan kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kudus Lutful Hakim mengatakan, pencairan bantuan untuk warga itu, kemungkinan akan segera cair akhir November mendatang. ”Karena APBD Perubahan 2014 kan, baru saja ditetapkan. Masih menunggu poses evaluasi dari gubernur. Sehingga kemungkinan baru akhir November nanti bantuan tersebut dicairkan,” katanya, kemarin (28/10).

Sebagaimana diketahui, Pemkab Kudus mengalokasikan dana untuk membantu warga Kambangan yang menjadi korban bencana tanah longsor, guna melakukan relokasi mandiri. Sebanyak 61 warga, akan dibantu masing-masing Rp 10 juta. Sehingga total dana yang dikeluarkan pemkab adalah Rp 610 juta. 

Lutful menegaskan jika bantuan tersebut hanya untuk warga yang melakukan relokasi mandiri. ”Mereka ini yang kemudian secara sukarela melakukan relokasi mandiri. Jadi kita bantu untuk menambah-nambah kebutuhan mereka. Misalnya membayar pembelian tanah, atau kebutuhan lain,” katanya.

Disinggung mengenai warga Kambangan lain yang juga menjadi korban bencana longsor namun tidak mengikuti relokasi mandiri, Lutful mengatakan jika mereka tetap akan dibantu. ”Yakni bisa diusulkan mendapatkan bantuan lewat bedah rumah. Kita punya anggaran untuk itu,” jelasnya.

Namun, terlebih dahulu para korban bencana tersebut harus mengajukan proposal terlebih dahulu. Proposal ini sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan bantuan itu. ”Karena syaratnya memang itu. Harus mengajukan proposal dulu. Nanti kita godok, untuk bisa mendapatkan bantuan bedah rumah,” tuturnya.

Saat ditanya apakah kemudian dianggap tidak adil dalam memberikan bantuan karena prioritas utama adalah warga yang ikut relokasi mandiri, Lutful tegas membantah hal itu. ”Tidak ada itu. Karena kita memang mengikuti aturan yang ada. Dan karena yang secara sukarela melakukan relokasi mandiri sudah mengajukan proposal, makanya kita cairkan bantuan tersebut,” tegasnya.

Lutful menyebut bahwa masih banyak bantuan-bantuan lain yang sebenarnya disampaikan kepada korban bencana. Namun melalui berbagai instansi atau dinas. Sehingga bantuan tidak hanya dari pihaknya semata.

”Misalnya saja melalui BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, red). Ada kan, bantuan yang lewat sana. Kalau kemudian belum cair atau gimana, itu diserahkan kembali ke dinas atau instansi yang terkait. Yang jelas, bantuan dari pihak kami, ya sebagaimana yang sudah ditetapkan di APBD Perubahan itu,” paparnya. (Merie)

Komentar

komentar




Artikel terkait lainnya

Nenek Gantung Diri di Ngembak Grobogan Tewas, Ini Penyebabnya

Selengkapnya →